You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPDB di Kepulauan Seribu Dilakukan Secara Online dan Offline
photo Suparni - Beritajakarta.id

PPDB di Kepulauan Seribu Dilakukan Secara Online dan Offline

Pelaksanaan Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SD, SMP hingga SMA di wilayah Kepulauan Seribu, dilakukan dengan sistem online dan offline atau langsung.

Bisa juga langsung mendaftar ke sekolah dengan memperhatikan protap kesehatan.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Kepulauan Seribu, Bambang Purwanto mengatakan, sistem online atau daring diberlakukan untuk seluruh sekolah kecuali untuk SD dan SMP Satu Atap dilakukan secara offline dengan tetap memperhatikan protap kesehatan.

Menurut Bambnag, pendaftaran secara langsung dilakukan karena jumlah peserta didik di Kepulauan Seribu tidak sebanyak yang ada di darat dan pertimbangan kendala jaringan.

Catat, Ini Jadwal PPDB Online di Jakarta

"Orang tua siswa bisa mendaftar melalui online, tapi bagi yang tidak paham atau terkendala jaringan bisa datang langsung ke sekolah dengan tetap memperhatikan protap kesehatan," ujarnya, Jumat (26/6).

Ditambahkannya, bagi orang tua siswa yang kurang paham bisa menghubungi posko yang ada di sekolah masing-masing baik melalui WA, SMS atau telepon langsung petugas di sekolah.

"Bisa juga langsung mendaftar ke sekolah dengan memperhatikan protap kesehatan, menggunakan masker, mencuci tangan di tempat yang disediakan serta menjaga jarak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2087 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1068 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye973 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye957 personFakhrizal Fakhri
  5. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye957 personNurito